Jalani Rapid Test, Puluhan Pedagang Pasar Bintoro Negatif Covid-19

DEMAK, suaramerdeka.com – Satgas Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Demak melakukan  pemeriksaan rapid test terhadap 45 pedagang ikan dan 15 petugas di Pasar Bintoro. Hasil pemeriksaan menunjukkan negatif atau tidak ada yang reaktif.

Rapid test yang berlangsung di lantai 2 los ikan Pasar Bintoro tersebut dimaksudkan untuk memutus rantai pandemi covid-19 di lingkungan pasar. Pemeriksaan melibatkan sejumlah tenaga medis Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, puskeskas Demak I dan puskesmas Demak III.

“Alhamdulillah sudah diketahui hasilnya negatif semua,” terang Juru bicara Satgas Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Demak, dokter Singgih Setyono, kemarin.

Dia menuturkan, selain terhadap pedagang pasar Bintoro, rapid tes sudah dilakukan terhadap para pedagang di beberapa pasar yang memiliki riwiyat perjalanan ke Pasar Kobong Semarang dan Pasar Sayung. Hal itu dilakukan lantaran sebelumnya ditemukan pedagang yang positif covid-19 di kedua pasar tersebut.

Dari pengembangan dan penelusuran Satgas diketahui ada beberapa orang yang pernah kontak dengan pedagang yang positif. Di antara mereka adalah warga Karangawen, juga ada Karangtengah dan Sayung.

“Maka, semua yang pernah kontak transaksi perdagangan dengan dia, kami cari dan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan rapid tes. Ternyata hasilnya juga positif,” ungkapnya.

Singgih Setyono yang juga Sekda Demak menambahkan, sampai saat ini jumlah warga Demak yang positif covid -19 terus bertambah. Bahkan dalam kurun satu bulan terakhir meningkat lebih dari 50 persen. Tercatat sebanyak 69 warga Demak positif covid-19. Dari jumlah itu 23 telah sembuh, 5 meninggal dunia dan lainnya masih menjalani perawatan medis serta isolasi.

Meski terjadi peningkatan, masyarakat tidak perlu panik. Karena dengan temuan tersebut akan memudahkan dalam upaya menangani pandemi. Pisaknya optimis para pasien yang positif covid-19 dapat sembuh seperti sedia kala.

“Namun terpenting masyarakat tetap disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan sehingga dapat menekan dan terhindari dari virus korona,” jelas Singgih.

Sumber: https://www.suaramerdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *