PELAKSANAAN POSYANDU DENGAN TANDUK BANTING (PENGUATAN PERAN POSYANDU UNTUK BANTU CEGAH STUNTING) DI KELURAHAN MANGUNJIWAN KECAMATAN DEMAK

Kegiatan Posyandu yang sudah rutin dilaksanakan di masyarakat Kelurahan Mangunjiwan saat ini diterapkan beberapa inovasi dalam pelayanan. Inovasi layanan yang dilaksanakan ini bertujuan antara lain untuk meningkatkan minat kehadiran balita dan orang tuanya, membantu tumbuh kembang balita dan salah satu upaya untuk mebantu pencegahan stunting. Kegiatan di Posyandu Kelurahan Mangunjiwan yang dinamakan ‘TANDUK BANTING’ ini meliputi kegiatan Posyandu untuk mencegah stunting dan membantu menangani stunting yang sudah terjadi di wilayah kelurahan. Kegiatan dari kader Posyandu untuk membantu menangani stunting yang ada dikoordinasikan dengan perangkat kelurahan, Tenaga kesehatan Puskesmas Demak III, Pengurus TP PKK Kelurahan, dan RT/RW dan Dasa wisma setempat. Penanganan dilakukan dengan kegiatan yang dinamakan “Jumat Grebek Stunting”. Setiap hari jumat tim pemantauan akan melakukan kunjungan tiap rumah bagi balita yang mengalami stunting. Pemantauan dilakukan langsung ke rumah balita stunting dengan memberikan PMT, Zink, Vitamin kepada balita. Diharapkan kunjungan yang memberikan penyuluhan dan motivasi ke orang tua balita akan membantu dalam usaha penanggulangan stunting. Pemberian Zink dan Vitamin yang rutin setiap hari pada balita stunting diharapkan memberikan perkembangan kesehatan yang baik terhadap balita.
Usaha promosi Posyandu juga dilaksanakan di kegiatan ini. Jemput bola pengguna Posyandu dan usaha woro-woro terhadap masyarakat dilaksanakan dengan bantuan becak hias yang menarik balita. Becak hias yang digunakan sebagai sarana promosi dan jemput peserta ini dinamakan sebgai Roda Banting (roda tiga bantu cegah stunting). Kegiatan yang lain yang dilaksanakan pada Tanduk Banting ini adalah pelaksanaan Posyandu dengan beberapa inovasi yang diterpakan pada tiap langkah di Posyandu. Pada Langkah I yang berupa Pendaftaran ditambahkan wahana ontang anting (orang tua tanggap stunting). Ibu dan balita dalam menunggu antrian menuju langkah berikutnya dapat berinteraksi dengan ibu dan balita lainnya dalam wahana ini. Di wahana ini bekerjasama dengan guru PAUD dan TK untuk dapat mendampingi balita di wahana ini. Pada Langkah II digunakan alat–alat pengukuran yang sesuai standar. Di langkah ini juga digunakan tikar pertumbuhan untuk edukasi dan visualisasi tentang deteksi dini stunting. Pada Langkah III para petugas akan mengisi KMS yang dibantu pula dari pihak kelurahan untuk mengentry data base balita. Kegiatan ini dinamakan E-Danting (Entry data bantu cegah stunting). Pada Langkah IV diberikan beberapa penyuluhan untuk ibu balita antara lain konseling gizi, Emak Centing (Edukasi masak menu anti stunting), penyuluhan kesehatan lingkungan, pola asuh dan penyuluhan KB. Balita juga akan mendapatkan PMT yang sudah tidak menggunakan kemasan plastik, sebab diedukasikan ke ibu balita bahwa kita harus dapat mengurangi sampah plastik. Pada langkah terakhir di meja V ada kegiatan Gertak Cinta (gerakan tenaga kesehatan bantu cegah stunting balita).
Setelah selesai ibu balita diberikan kesempatan dapat mengisik otak saran yang berguna untuk perkembangan balita. Kegiatan “TANDUK BANTING” ini diawali di Posyandu RW 03 yang pelaksanaannya pada tanggal 16 Oktober 2019 dan dibuka secara resmi oleh Sekcam Demak dengan didampingi dari Kepala Puskesmas Demak III dan Lurah Mangunjiwan. Pelaksanaan Posyandu dengan “TANDUK BANTING” selanjutnya diikuti oleh pelaksanaan Posyandu di pos –pos lainnya di Kelurahan Mangunjiwan.
Kegiatan “TANDUK BANTING” diharapkanakan dapat membantu balita di Kelurahan Mangunjiwan guna mencegah stunting dan mengurangi jumlah stunting yang sudah ada. Kelurahan Mangunjwian berkomitmen bersama untuk dapat menekan angka stunting dan mewujudkan balita yang sehat dan bebas stunting.

Dokumentasi Pelaksanaan Posyandu dengan Tanduk Banting di Kelurahan Mangunjiwan Kecamatan Demak
