SEDEKAH BUMI DESA BANGO KECAMATAN DEMAK
Demak – Sedekah Bumi atau Apitan di Desa Bango Kecamatan Demak dilaksanakan pada hari Selasa (23/7), dengan mendatangkan sebuah hiburan wayang kulit yang dibawakan oleh Ki dalang Tantut Sutanto dari Sragen dan Lakon Wahyu Tria Manggala.
tradisi sedekah bumi atau apitan biasanya dilaksanakan saat masih di bulan Apit penanggalan Jawa. Tradisi ini dimaksudkan sebagai bagian wujud syukur atas rejeki yang berlimpah. Seperti halnya ungkapan desa mawa cara, negara mawa tata, begitu pula prosesi sedekah bumi di Desa Bango. sedekah bumi ini merupakan tradisi budaya warisan leluhur di negeri ini. Bahkan tak hanya di Bango, namun hampir di setiap daerah di Indonesia memilikinya.
Namun meski maksud dan tujuannnya sama, diyakini pada setiap daerah pasti memiliki ciri khas yang membedakannya dengan daerah lain. sebagai bentuk penghormatan Kades Bango dan jajarannya atas segala peninggalan dan kebijakan yang telah dirintis. Juga agar desa Bango senantiasa berlimpah kemakmuran dan kesejahteran. begitupun masyarakatnya rukun, guyub dan hidup damai.
Tasyakuran masal digelar pada sore harinya. dan uniknya, masing-masing warga tak hanya bertukar serta berbagi makanan yang mereka bawa dari rumah, Sebagai puncak acara, Prosesi pagelaran wayang kulit dimulai pada malam hari pukul 22.00 WIB. dan demi kelacaran pertunjukan, tak hanya meletakkan uba rampe atau sesaji komplet di tengah panggung, namun tim dari dalang bersama kades berikut perangkat desa dan BPD menggelar bancakan sederhana.
Dipimpin ulama desa, doa selamat dan syukur atas rezeki berlimpah berupa hasil panen yang baik dipanjatkan. Dilanjutkan prosesi penyerahan tokoh wayang dari Kades Bango kepada Dalang Ki Tantut Sutanto.

Dokumentasi Sedekah Bumi di Desa Bango
